Rabu 17 Sep 2014 16:47 WIB

Menang Tipis, Steven Gerrard tak Puas

Rep: C56/ Red: Erik Purnama Putra
Kapten Steven Gerrard dan penggawa Liverpool.
Foto: Reuters
Kapten Steven Gerrard dan penggawa Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Ribuan suporter the Reds yang memenuhi Stadion Anfield telah bersorak-sorai sambil membentangkan dan memutar-mutarkan syal bertuliskan Liverpool di atas kepala mereka saat waktu normal telah memasuki waktu injury time. Gemuruh yel-yel kemenangan terus berkumandang di seantero penjuru Anfield.

Namun pertandingan belum selesai dan drama barulah dimulai. Saat memasuki waktu semenit perpanjangan waku, Liverpool yang telah unggul lebih dahulu pada menit ke-82 melalui sontekan penyerang Mario Balotelli justru harus kebobolan oleh penyerang Ludogerets, Dabi Alabo.

Memanfaatkan umpan tarik ke dalam kotak penalti, melalui serangan balik yang cukup cepat Alabo dengan cerdik mengecoh kiper Mignolet dan menceploskan bola ke gawang yang sudah melompong. Gemuruh pendukung  Liverpool pun sontak berhenti. sejumlah suporter Ludogerets balik bersorak kegirangan melihat gol tersebut.

Tapi, dewi keberuntungan sepertinya sedang menghinggapi anak-anak asuhan Brendan Rodgers itu. Saat waktu tambahan memasuki menit ketiga, kesalahan kiper M. Borjan saat mendapatkan operan dari rekannya justru berbuah penalti. Bola yang jatuh jauh dari kakinya berhasil diambil alih oleh bek Liverpool, Javi Manquillo. 

Alih-alih membuang bola tersebut, Borjan malah melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti terhadap Manquillo. Wasit pun sontak menunjuk titik putih. Kapten Liverpool, Steven Gerrard yang mengambil hadiah tersebut, dengan tenang melesakan bola ke sudut kiri gawang Ludogerets dan berhasil mengecoh Borjan.

Liverpool akhirnya sukses menutup pertandingan perdana di gup B yang berlangsung, Rabu( 17/9) dengan skor tipis 2-1. Meski meneruskan tren positif Liverpool yang selalu tampil cemerlang di ajang Liga Champions, berbagai kritik masih dilontarkan pada penampilan mereka yang dianggap belum memenuhi ekspetasi.

"Kami memang telah bermain dan meraih kemenangan. Tapi ini jauh dari kata baik. Banyak hal yang harus kami pelajari lagi. Khususnya dalam mengantisipasi serangan balik lawan," ungkap Gerrard dilansir FourFourTwo, Rabu (17/9).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement