REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih Juventus Massimiliano Allegri membantah kemenangan timnya di San Siro merupakan ajang balas dendam terhadap Milan yang telah memecatnya. Allegri kembali ke San Siro pertama kalinya pada Ahad (21/9) dini hari WIB sejak Milan memecatnya pada bulan Februari.
''Tidak keinginan untuk membalas dendam. Saya sekarang pelatih Juventus,'' kata dia dilansir Football Italia.
Allegri menjelaskan bahwa Milan merupakan langkah penting dalam karier kepelatiannya. Ia mengaku sangat beruntung pernah menjadi bagian dari Milan.
''Saya masih sangat menyukai klub ini. Sekarang saya di Juventus dan saya fokus pada kemenangan dengan Juventus,'' kata dia.
Dalam pertandingan tersebut, Allegri mengatakan, Milan merupakan salah satu lawan terbaik Juventus. Allegri mengakui menerapkan permainan dengan potensi kebobolan yang jauh lebih besar.
''Kami menciptakan beberapa peluang untuk mencetak gol dengan beberapa risiko serangan balik. Tapi secara keseluruhan kami mengontrol pertandingan dengan cukup baik,'' kata dia.
Allegri menjelaskan, dia melihat Nigel De Jong terus menjaga Carlos Tevez. Ia pun memutar otak dan meminta Tevez bermain melebar. Ini agar tercipta ruang bagi pemain lain untuk menusuk lini pertahanan Milan. Tapi Tevez juga lah yang akhirnya membobol gawang Milan pada menit ke-71 memanfaatkan kerja sama satu dua dengan Paul Pogba.