REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Juventus sukses mencuri tiga poin kala bertandang ke markas AC Milan dalam giornata ketiga Serie A, Ahad (21/9) dini hari WIB. Pada laga yang dihelat di stadion San Siro itu, La Vecchia Signora membungkam puluhan ribu suporter Rossoneri yang memadati stadion kebanggan mereka dengan skor tipis 1-0
Adalah penyerang Argentina, Carlos Tevez yang kembali menjadi pahlawan Bianconerri dengan gol tunggalnya pada menit ke-71. Melakukan umpan satu-dua dengan bintang muda asal Prancis, Paul Pogba, pemain yang juga dikenal dengan sebutan Carlitoz ini berhasil mengecoh Abbiati dan dengan mudah melesatkan bola ke gawang Milan.
Laga tersebut juga menjadi ajang comeback Arturo Vidal dari cedera setelah masuk menggantikan Pereyra pada menit ke-76. Kemenangan ini menjadi begitu emosional bagi Massimiliano Alegri bersama tim barunya.
Setelah dipecat Milan pada Januari lalu, pelatih berusia 47 tahun tersebut kemudian ditunjuk menjadi pelatih Si Nyonya Tua pada awal musim ini menggantikan Antonio Conte yang pindah menangani Tim Nasional Italia.
Tidak butuh lama bagi Allegri untuk membuktikan jika keputusan manajemen Milan memecat dirinya adalah suatu kesalahan. Selalu meraih kemenangan di dua laga awal Serie A dan pertandingan pertama Liga Champions, pelatih yang juga pernah menangani Sassuolo itu menghentikan rekor kemenangan 100 persen Milan musim ini.
Seusai laga, seperti yang diberitakan Sky Sport Italia, Allegri menegaskan dirinya tidak menganggap kemenangan 1-0 atas Milan sebagai ungkapan balas dendam kepada mantan klubnya itu. Pelatih yang pernah menjadi bagian dari skuat Napoli pada akhir 90 an ini mengaku Rossoneri pernah menjalani periode penting dalam karirnya dan ia sangat menghargai itu.
“Ini bukanlah laga yang biasa, di Milan saya mengalami momen-momen bersejarah tetapi kemenangan di laga ini bukanlah tentang balas dendam,” kata Allegri seperti dilansir Sky Sport Italia.