REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mesut Oezil harus absen membela negaranya dalam ajang kualifikasi Piala Eropa 2016 karena hasil pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) menjadi kabar buruk baginya. Hasil tersebut menyebutkan jika Oezil mengalami cedera ligamen lutut dan harus diistirahatkan selama 12 pekan.
Gelandang Arsenal tersebut cedera saat kalah 2-0 melawan Chelsea dalam ajang Liga Primer Inggris akhir pekan lalu. Namun, Oezil mampu menyelesaikan 90 menit pertandingannya dengan menahan rasa sakit. Bahkan, saat itu staf medis The Gunners mengaku jika cedera tersebut tidak terlalu serius.
Namun sayangnya, cedera tersebut baru jelas terlihat saat mantan penggawa Real Madrid tersebut pemindaian RI di Frankfurt, Rabu (8/10). Scan tersebut dilakukan untuk memastikan kesehatannya sebelum bergabung bersama timnas Jerman.
Federasi sepakbola Jerman (DFB) pun telah mengkonfirmasi hal tersebut melalui akun Twitter, @DFB_Team_EN. "Berita Terbaru: @MesutOzil1088 absen selama 10-12 pekan karena cedera ligamen lutut kiri. Semoga lekas sembuh."
Berita tersebut jelas buruk bagi Arsenal. Melalui pernyataan resminya, pihak klub tidak terima dengan prediksi cedera pemain berjuluk raja assist tersebut. "Terlalu dini untuk mengatakan berapa lama Oezil absen," begitu pernyataan Arsenal dilansir dari the Guardian, Kamis (9/10).
Bahkan, pihak Gudang Peluru berencana membawa kembali mantan pemain Werder Bremen itu ke London untuk melakukan pemeriksaan kembali dan menjalani tindakan terbaik dari klub. Namun, sayangnya, pemain berusia 25 tahun itu lebih suka ditangani oleh dr. Hans-Wilhelm Müller-Wohlfahrt yang merupakan dokter timnas Jerman.