Kamis 16 Oct 2014 00:40 WIB

Henderson: Gerrard Kapten Terbaik Liverpool

Pemain Liverpool, Jordan Henderson.
Foto: AP Photo
Pemain Liverpool, Jordan Henderson.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Gelandang Liverpool Jordan Henderson mengaku bersyukur dapat bermain dengan seniornya Steven Gerrard. "Stevie mungkin bukan hanya kapten terbaik untuk Liverpool dan Inggris, namun sepakbola," kata dia saat menghadiri perayaan 11 tahun Gerrard menjadi Kapten Liverpool.

Henderson ada kemungkinan bakal menjadi penerus Gerrard menjadi kapten Liverpool. Ini mengingat ia telah menyandang deputi Gerrard sepeninggal Jamie Garragher. "Berada di sekitarnya memberi banyak keuntungan terhadap saya. Itu merupakan hal besar, setiap hari saya mengamatinya," kata dia.

"Merupakan hasratnya untuk berkembang. Ia merupakan pemain terbaik dan yang paling berpengaruh di sini untuk kurun waktu yang lama, namun ia masih ingin tetap lebih baik lagi."

"Ia berlatih dengan benar-benar serius dan mengatur ritme bagaimana sejumlah hal harus dilakukan. Semua yang lain mengikutinya. Ia melakukan banyak hal yang tidak dapat dilihat orang-orang dari luar."

Henderson menambahi, "Di atas lapangan ia merupakan pemimpin yang hebat. Anda dapat melihat gol-gol, operan-operan, dan tekel-tekel yang ia lakukan; cara ia menginspirasi tim."

"Namun di luar lapangan, ia membawa diri dengan brilian pula. Ia merupakan orang yang baik dan semua orang di tim tahu bahwa mereka dapat pergi dengannya."

"Hal terpenting adalah ia meletakkan tim atas semua orang, termasuk dirinya. Hal terpenting adalah tim."

Jordan, yang bergabung dengan Liverpool dari Sunderland pada 2011 awalnya sulit beradaptasi saat ia tiba di Anfield, namun saat ini ia telah menjadi pemain reguler di tim Inggris. "Itu merupakan salah satu hal terbesar yang perlu saya atasi saat pertama kali datang ke sini," kata pemain 24 tahun ini.

"Saya masih berusia 20, 21 tahun ketika saya bergabung dan ketika Anda masih muda, memikirkan banyak hal. Itu adalah salah satu area yang banyak saya tingkatkan," ucapnya.

"Pada akhirnya Anda tidak dapat mengubah apa yang telah terjadi. Sepanjang Anda dapat belajar dari kesalahan-kesalahan, Anda akan baik-baik saja."

"Ketika kami mendapat hasil buruk atau saya tampil buruk, itu tidak bagus. Itu menyakitkan, itu merusak malam Anda, namun keesokan harinya Anda harus bangkit, membuang hal-hal negatif dan mengambil hal-hal positif."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement