REPUBLIKA.CO.ID, PIRAEUS -- Kostas Mitroglou terdiam sejenak di daerah pertahanan Juventus yang dikawal Leonardo Bonucci cs, setelah mendapat umpan dari Alejandro Dominguez. Pemain asal Yunani itu tidak melepaskan tembakan, tapi justru memberikan bola ke Pajtim Kasami.
Dengan posisi bebas dan tendangan terukur, Kasami membuat Gianluigi Buffon hanya melihat bola masuk ke gawangnya. Gol pada menit ke 35 yang disambut gemuruh 30 ribu lebih pendukung tuan rumah, menjadi gol tunggal kemenangan Olympiakos dan membuat Stadion Georgios Karaiskakis makin bertaji.
Sebelumnya, di stadion ini pula, juara La Liga Spanyol 2013/14, Atletico Madrid, bertekuk lutut pada pertandingan pembuka Grup A, Liga Champions UEFA 2014/15.
Pelatih Olympiakos, Michel mengatakan kemenangan ini dipersembahkan untuk kerja keras tim yang berlatih sebelum laga dimulai. Ia melanjutkan, tim bermain sesuai dengan instruksinya yakni, permainan kolektif dan eksplorasi antar pemain. Selain itu, Michel ternyata meminta kepada pemainnya untuk melatih mental mereka.
Menurut Michel, pemain wajib memiliki pikiran, tidak ada satu tim pun yang tidak bisa dikalahkan jika bermain di Stadion Georgios Karaiskakis. "Ini karena mental yang kami asah. Kemabli untuk kemenangan dan menyulitkan mereka sepanjang pertandingan. Kita bermain seperti menghadapi Atletico Madrid atau klub besar lainnya,'' ujarnya dilansir laman resmi UEFA.
Michel berterima kasih kepada Kasimi yang mencetak gol dan kiper Roberto Jimenez yang dinilai Michel mampu mematahkan tembakan pemain kelas dunia macam Carlos Tevez, Andrea Pirlo atau Paul Pogba. Michel berharap tim dapat menjaga performanya untuk lolos dari fase grup.
Kekalahan Juventus membuat tim asal Turin ini puas bertengger di posisi ketiga dengan tiga poin. Juventus hanya unggul selisih gol dari Malmo FF yang dikalahkan Atletico Madrid 5-0 di Vicente Calderon. Sementara, Olympiakos merangkak naik ke posisi dua dengan nilai enam dari tiga pertandingan.