REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Laga sengit yang mempertemukan Manchester United dan Chelsea di Stadion Old Trafford, Ahad (26/10) malam WIB diwarnai satu kartu merah terhadap pemain bertahan the Blues, Branislav Ivanovic.
Ivanovic diusir wasit Phil Dowd pada penghujung laga lantaran kartu kuning kedua pascamelanggar winger United, Angel Di Maria. Sebuah pelanggaran di sisi kanan pertahanan the Blues yang menjadi awal dari gol penyelamat setan merah yang dibukukan Robin van Persie.
Biasanya dalam keterangan pers seusai laga, Jose Mourinho selaku manajer Chelsea, melontarkan kritik terhadap keputusan wasit yang dirasa kontroversial. Namun, kali ini sikap the Special One berbeda. "Saya tidak punya komentar mengenai wasit," kata Mourinho seperti dilansir the Guardian, Senin (27/10).
Pelatih asal Portugal ini khawatir akan dikenai sanksi disiplin oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) jika mengkritik korps berbaju hitam. Di sisi lain, Mourinho menjelaskan kartu kuning kedua terhadap Ivanovic hanyalah puncak gunung es dari sederet kepemimpinan kontroversial yang dipertontonkan Dowd.
Misalnya, ketika Ivanovic ditarik bek setan merah Chris Smalling di kotak penalti United, plin-plannya keputusan asisten wasit terkait sebuah pelanggaran dan insiden-insiden lain. Mourinho, yang sebelumnya melatih Real Madrid, lebih memilih mengomentari penampilan anak asuhnya.
Penampilan the Blues pada babak pertama baik dan fantastis pada babak kedua. Walau hasil akhir imbang 1-1, Mourinho bersyukur karena posisi puncak klasemen sementara masih aman dalam genggaman.
Saat ini, Chelsea masih memimpin dengan torehan 23 poin. Disusul oleh tim kuda hitam Southampton dan sang juara bertahan Manchester City, masing-masing dengan raihan 19 dan 17 angka.
"Kami empat poin di depan (Southampton). Jadi, bisa saya katakan bahwa apa pun hasil pekan depan, kami tidak memedulikannya. Sebab, kami akan tetap berada di puncak klasemen," ujar Mourinho.