REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Striker Mauro Icardi menyampaikan keluhannya atas sikap suporter Inter Milan. Striker belia asal Argentina itu mengatakan pendukung Nerazzurri yang telah melakukan aksi 'siul' merupakan sikap yang tidak mencintai klub secara penuh.
Dalam laga melawan Sampdoria di Giussepea Meazza, Rabu (29/10), Icardi keluar sebagai pahlawan dengan menyelamatkan 'muka' Walter Mazzarri dan juga klub lewat eksekusi penaltinya di menit ke-90.
Dengan kemenangan tersebut, Inter Milan berhasil naik ke peringkat delapan, terpaut satu angka dari rival sekotanya, AC Milan, yang bertengger di posisi ketiga.
''Setelah menjalankan pertandingan yang sulit, beberapa fans Inter telah melakukan aksi ketidaksenangan atas permainan kami. Dengan hal itu Mazzarri tentunya menjadi sasaran ejekan dan peluit serta laser,'' katanya kepada Gazzetta dello Sport.
Namun striker muda asal Argentina ini menegaskan tindakan semacam itu tentunya bukanlah perilaku dari penggemar sejati. "Kami tidak merasakan kritik," tegas Icardi kepada Kamis (30/10).
"Kami pergi ke lapangan untuk menang, dan kami harus seperti ini," lanjutnya.
"Mereka yang bersiul tidak mencintai Inter secara penuh, tetapi ada juga orang-orang yang mendukung kami secara penuh selama 90 menit. Mereka itulah yang menjadi penggemar sesungguhnya."