REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- "Sundulan itu dilahirkan dari sebuah tekad dan hasrat ketimbang aspek lain yang bersifat teknis. Ia adalah seorang petarung," begitu komentar Arsene Wenger, manajer Arsenal mengomentari gol sundulan bomber Alexis Sanchez ke gawang Burnley pada menit ke 70.
Sebuah gol yang berawal dari umpan silang bek kanan Calum Chambers tersebut merupakan pelepas dahaga the Gunners kala menjamu the Clarets dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Emirates, Sabtu (1/11). Setelah Alexis membobol gawang Burnley yang dikawal Tom Heaton, segalanya berjalan mudah bagi Arsenal.
Tak lama berselang alias dua menit kemudian, giliran Chambers mencetak gol kedua yang juga menjadi gol perdananya sejak direkrut pada bursa transfer musim panas lalu. Alexis menjadi penutup pesta juara Piala FA musim lalu ini tepat ketika laga memasuki menit ke 90. Hasil akhir yang membawa keceriaan bagi publik Emirates.
Wenger mengaku senang dengan hasil akhir laga. "Kemenangan yang memuaskan," ujar Wenger seperti dilansir laman resmi klub. Menurut Wenger, hasil yang diraih the Gunners belakangan ini tidak memuaskan segenap elemen tim.
Salah satu penyebab adalah ketidaksabaran para pemain. Namun, arsitek asal Prancis ini menilai seluruh elemen tim telah belajar. "Kami mencoba menyeimbangkan penyerangan dan pertahanan. Sangat penting bagi kami bisa menang tanpa kebobolan," kata Wenger.
Khusus bagi Alexis, dua gol di depan fans setia Arsenal berarti besar. Tercatat sudah 10 gol dari 16 laga di berbagai ajang dibukukan pemain berpaspor Cile ini. Waktu kan menjawab apakah Alexis patut dijadikan pahlawan the Gunners seperti sang legenda Thierry Henry.
Tanpa ragu, Wenger pun memuji penampilan apik Alexis. "Ia memiliki atribut seorang petarung dan kualitas serta talentanya tentu ingin dimiliki setiap pesepakbola," kata Wenger.
Mantan arsitek Monaco ini menambahkan penempatan Alexis di tengah dari trio lini depan membuat pemain bertinggi 169 cm tersebut lebih berbahaya.
"Sebab, ia dalam kepercayaan diri penuh, kuat secara fisik dan memiliki kecepatan lari yang sempurna," ujar Wenger.