REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Pertandingan seru dan ketat diprediksi akan mewarnai pertandingan final Indonesia Super League (ISL) 2014 antara Persipura Jayapura melawan Persib Bandung di stadion Gelora Sriwijaya, Palembang pada Jumat (7/11) malam.
Persipura yang bermodalkan gelar juara ISL 2013 berambisi untuk mempertahankan gelar juara pada kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Asisten pelatih Persipura Chris Yarangga mengungkapkan tim berjuluk Mutiara Hitam akan bermain menyerang dengan melakukan tekanan ketat kepada lawan.
“Kita akan bermain menyerang sejak menit awal dengan pressing. Tidak akan memberi kesempatan permain Persib untuk menguasai bola. Pemain Persib sangat berbahaya jika menyerang, untuk itu pemain diinstruksikan melakukan pressing ketat,” kata Chris Yarangga di Palembang, Jumat (6/11).
Mantan pemain nasional era pertengahan 90-an itu mengakui Persib adalah tim yang memiliki materi pemain sangat berkualitas. Menurutnya, pemain Persipura tidak akan memberikan pemain Persib menguasai bola dan mendikte pertahanan tim dari Papua tersebut.
Asisten pelatih Persipura mengungkapkan, telah mempelajari kekuatan Persib Bandung dari rekaman pertandingan. “Permainan long ball dari pemain Persib patut diwaspadai. Mereka memiliki winger// yang memiliki kecepatan," ujarnya.
Chris Yarangga juga mengakui, Makan Konate merupakan pemain Persib yang menjadi perhatiannya. Pemain asing asal Mali ini menjadi motor permainan skuat Maung Bandung, seperti saat mengalahkan Arema Indonesia di babak semifinal.
“Pada pertandingan besok malam, kami akan bungkam Bobotoh yang hadir di Stadion Jakabaring. Kami tak khawatir, meskipun Persib mendapat dukungan ribuan Bobotoh yang datang ke stadion," katanya