REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Sederet hasil buruk yang ditampilkan skuat Merseyside Merah, nampaknya menjadi ancaman bagi sang pelatih Brendan Rodgers. Dirinya mengakui bahwa secara sadar posisinya di kursi kepelatihan Liverpool berada di tebir jurang, menyusul penampilan awal terburuk sepanjang 22 tahun terakhir.
Dilansir Sport Mole, Senin (24/11), The Reds tampil percaya diri musim lalu dengan berhasil menukangi tangga pertama Liga Primer Inggris beberapa pekan, sebelum jatuh di urutan kedua setelah Manchester City berhasil menyalip dan menjadi juara Liga Inggris musim 2013/14.
Nampaknya punggawa-punggawa Anfield berada dalam degradasi kepercayaan dan semangat juang yang kian lama menurun, kala ditinggal Luis Suarez ke Barcelona.
Mereka telah kehilangan lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Yang terakhir adalah kekalahan memalukan 3-1 atas Crystal Palace di Selhurst Park Stadium.
Pelatih asal Irlandia Utara ini baru saja menandatangani kontrak jangka panjang dengan klub di bulan Mei silam. Dirinya juga telah menguras neraca keuangan dengan menggelontorkan kurang lebih Rp 1,26 triliun untuk mendatangkan kesembilan pemain baru. Hal ini pun sempat dikecam oleh beberapa penggemar Liverpudlian.
Laporan telah berkembang bahwa pelatih Borussia Dortmund, Juergen Klopp, bisa menggantikan Rodgers jika tampil minor dalam beberapa partai kedepan.