Sabtu 29 Nov 2014 10:20 WIB

Target Inter Raih Banyak Poin

Rep: C65/ Red: Didi Purwadi
Pelatih Roberto Mancini.
Foto: Inter
Pelatih Roberto Mancini.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Memulai debut kembalinya bersama Inter Milan dengan skor imbang 1-1 tidak membuat pelatih Roberto Mancini patah arah. Dia bahkan tak tampak kecewa dengan tambahan satu angka tersebut.

Akhir pekan ini, Mancini kembali memulai laga keduanya di Serie A. Memasuki pekan ke-13, Nerazzurri akan menghadapi Srigala Ibu Kota, AS Roma, di Stadion Olimpico, Senin (1/12) dini hari WIB.

Meraih angka penuh di laga tandang kedua Mancini tersebut jelas menjadi hal wajib yang harus dicapai. Apalagi, itu merupakan tujuan jangka pendek yang ada di kepala pelatih berusia 50 tahun tersebut.

"Saya tidak mau tim ini berjuang untuk posisi ketiga klasemen, tapi kami tidak mesti melihat klasemen. Kami bisa melakukan itu dalam beberapa bulan, untuk sekarang mari cukup fokus meraih sebanyak-banyaknya poin di klasemen," kata dia dilansir dari laman resmi klub.

Terlebih, menuai hasil imbang dalam derby della madonnina akhir pekan lalu telah dijadikan pelajaran dan evalusi timnya untukmelanjutkan langkah ke pertandingan selanjutnya. Kelemahan di lini depan diakui Mancini menjadi sedikit kelemahan timnya. Sekaligus rasa terkejut yang dirasakan para pemain dengan formasi permainan empat defense racikan Mancini.

Namun, dia mengaku telah berbenah untuk menjalani pertandingan kontra Giallorossi. "Kami juga berupaya meningkatkan penampilan tim di lini depan," ungkapnya.

Selain itu, memberi kepercayaan dan mengurangi tekanan pada pemain terutama pemain muda membuat Mancini cukup disegani. Seperti yang dialami pemain muda Mateo Kovacic yang bermain individu. Mancini menilai pemain berusia 20 tahun tersebut perlu melakukan sedikit kesalahan untuk menjadi pemain yang lebih baik.

"Dia (Kovacic) masih muda, dia punya kualitas dan masih perlu banyak belajar, perlu waktu," kata dia.

Kovacic juga mengalami memar parah saat derby Milan tersebut. Namun, Selasa lalu, Kovacic telah lolos tes medis kecuali kekuatan ototnya yang belum cukup kuat. Untuk itu, Kovacic harus berstirahat dan paling cepat akan kembali diturunkan dalam pertandingan di ibu kota.

Sementara pelatih Giallorossi, Rudi Garcia, dan timnya masih dilanda frustasi usai ditahan imbang 1-1 kontra CSKA Moscow tengah pekan ini. Dia mengaku akan menanggalkan kekecewaannya dan kembali menatap Serie A.

"Seperti biasa, kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk menang," ungkapnya dilansir dari Forza Italian Football.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement