Sabtu 29 Nov 2014 10:40 WIB

Lazio Tak Mau Remehkan Chievo

Rep: C65/ Red: Didi Purwadi
Stefano Pioli
Foto: EPA/Serena Campanini
Stefano Pioli

REPUBLIKA.CO.ID, VERONA -- Memasuki pekan ke-13 laga Serie A musim ini, Lazio akan melakukan laga tandang kontra Chievo di Stadion Marc'Antonio Bentegodi, Ahad (30/11) dini hari WIB. Berada di peringkat 10 teratas klasemen sementara Serie A, Lazio tak mau tampil jumawa.

Meski lawannya, Chievo berada di posisi 3 terbawah dengan 9 poin, pelatih Lazio, Stefano Pioli meminta kepada anak asuhnya untuk menghargai klub lain. Menurutnya, seluruh klub di Serie A bukanlah klub yang mudah dikalahkan.

"Kita perlu lebih tekun dan menyadari bahwa di liga kami (Serie A) tidak ada permainan yang mudah," ujar Pioli seperti dilansir dari laman resmi klub.

Hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya Chievo mulai memperbaiki performanya di tiga pertandingan terakhir mereka. Tiga laga kandangnya sukses dimenangkan Chievo, sedangkan laga tandang terakhirnya berakhir seri.

Pioli merupakan salah satu pelatih yang terobsesi dengan permainan indah. Tak heran bila Pioli membuat Biancocelesti bermain agresif dan kuat di pertahanan. Dia juga kerap mengambil pelajaran dari setiap pertandingannya melawan klub besar.

"Ketika Anda membuat kesalahan tertentu melawan tim berkualitas, Anda akan lebih mudah untuk mengakui kekalahan. Ini kesempatan untuk melihat sejauh mana tingkat kami," kata dia dilansir dari Football Italia.

Pada 12 pertandingannya, Biancocelesti kebobolan 16 gol dan menyarangkan 21 gol di gawang lawan. Di musim sebelumnya, 54 bola bersarang di gawang Biancocelesti, sama dengan jumlah gol yang berhasil dicetak ke gawang lawan.

Oleh sebab itu, mantan pelatih Bologna tersebut dinilai sukses menukangi Biancocelesti menggantikan Edy Reja yang dipecat Juni lalu.

Namun, melawan Chievo juga tak akan mudah. Meski berada di papan bawah klasemen, pelatih Chievo, Rolando Maran mengaku terus berupaya melakukan yang terbaik untuk timnya.

Meraih hasil imbang 1-1 dari Udinese membuatnya memiliki peningkatan mental. Bermain dengan tenang, kata dia, menjadi kunci timnya tampil baik.

"Kami melakukannya dengan baik untuk tetap tenang dan mendapat hasil yang sesuai," ujar dia dilansir dari Forza Italian Football.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement