REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penyerang Liverpool Mario Balotelli akan menjalani pemeriksaan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) karena ada potensi rasial dan anti-Semitis dalam media sosialnya, demikian dilaporkan media lokal Inggris, Senin (1/12).
Pemain sepak bola dari Italia itu kemudian menghapus posting-an dalam halaman Instagram-nya. "Kami sudah melihat postingnya sudah dihapus pemain itu," kata juru bicara Liverpool kepada BBC, "Kami akan membahas isu itu dengan pemain kami."
Mantan eksekutif FA Simon Johnson, kini ketua eksekutif Dewan Petinggi Yahudi, mengatakan pemain berusia 24 tahun itu harus dihukum. Pasalnya, penyerang timnas Italia itu dinilai menyebarkan sikap anti-Yahudi. "Kami tidak menyukai sikap rasial, di manapun," katanya seperti dilaporkan the Daily Telegraph.
"Kami meminta FA agar menyelidiki hal ini dan mengambil tindakan bila mereka menginginkan masalah rasial ditendang dari dunia sepak bola," katanya.
Sebelumnya, Super Mario menyinggung hal berbau rasisme dengan memasang gambar Balotelli yang sangat kental dengan nuansa yahudi. "Melompat seperti pria hitam dan mengambil koin layaknya seorang Yahudi," begitu status mantan penyerang AC Milan itu/