REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manajer Arsenal, Arsene Wenger angkat bicara soal kasus yang menerpa penyerang Mario Balotelli. Seperti diketahui, berapa waktu lalu Balotelli mengunggah gambar di akun Instagram miliknya yang berbau rasisme.
Akibatnya, bekas penyerang AC Milan itu terancam hukuman larangan bermain sebayak lima pertandingan. Melihat hal itu, Wenger menilai jika sosial media merupakan petaka bagi para manajer.
"Kami hanya bisa memberikan peringatan tentang dampak yang disebabkan hal tersebut," kata Wenger sepeti dikutip Tribal Fotball, Rabu (3/12).
Federasi sepak bola Inggris (FA) mengancam setiap pemain yang berlaku rasis dengan hukuman larangan bermain. Hal tersebut tentu merugikan klub.
Pasalnya, Weger menghimbau kepada setiap pemain untuk bertanggung jawab dengan ucapannya di sosial media. "Mereka harus bertanggung jawab dan cukup dewasa untuk selalu waspada," ujarnya.
"Bahaya media sosial adalah bahwa Anda tidak memikirkan konsekuensi dari apa yang Anda katakan," tegas pelatih 65 tahun tersebut.