REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Ketiadaan bomber andalan Diego Costa lantaran akumulasi kartu sempat diprediksi akan menyulitkan Chelsea tatkala menghadapi Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Kamis (4/12) dini hari WIB. Maklum saja, Costa merupakan muara serangan the Blues pada musim 2014/2015.
Sejak direkrut dari Atletico Madrid, pria berpaspor Spanyol telah mengoleksi 11 gol di kancah Liga Primer Inggris. Namun, manajer Mourinho tidak terlalu risau lantaran dua penyerang pengganti milik Chelsea, Didier Drogba maupun Loic Remy dinilai memiliki kapabilitas untuk mengisi lini serang the Blues.
Terbukti, Drogba dan Remy turut menyumbang gol saat Chelsea membungkam Spurs tiga gol tanpa balas. "Kami membutuhkan dia (Costa) tapi mentalitas tim yang utama," ujar Mourinho dilansir laman resmi klub, Kamis (4/12).
Mourinho menyatakan, jika ada pemain yang tidak dapat tampil, pihaknya tak menangisinya. "Kami memberikan kepercayaan diri kepada pemain lain dan mereka merespon dengan baik," kata pria berkebangsaan Portugal tersebut.
Ketika menghadapi Spurs, Mourinho menilai Drogba bermain baik. Remy, yang masuk sebagai pemain pengganti, juga demikian. "Tapi, saya lebih memilih berbicara mengenai tim. Pertandingan yang sulit menghadapi Spurs karena mereka lebih baik ketimbang kami pada 20 menit awal."
Mourinho melanjutkan. "Namun, seluruh elemen tim mampu menghadapi periode sulit, mencetak gol dan mengendalikan laga. Kemenangan yang penting," ujar Mourinho.
Mantan pelatih Real Madrid itu mengakui catatan apik terus diperlihatkan the Pensioners, julukan lain Chelsea, terutama di Liga Primer Inggris. "Saya tidak berpikir bahwa kami harus berbicara banyak perihal tersebut. Kami harus memiliki sikap sama dalam setiap pertandingan. Bermain sebaik mungkin dan mencoba memperoleh hasil terbaik," kata Mourinho.
Kemenangan atas Spurs membuat Chelsea makin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 36 poin. The Blues, yang belum pernah terkalahkan musim ini, unggul enam angka atas Manchester City yang berada di posisi runner up.