REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, mendapat banyak krtikan terkait keberadaannya di Anfield. Namun, pelatih berusia 41 tahun itu justru mengklaim dirinya sebagai orang terbaik untuk memulihkan nasib the Reds.
Ini bukan kali pertamanya mendapat kritik usai tersingkir dari Liga Champions. ''Selama dua setengah tahun, bertahan di Anfield dengan berbagai tekanan tidaklah mudah dan ia menjadi salah satu yang bertahan,'' kata Rodgers, seperti dilansir the Guardian, Ahad (13/12).
Ia juga mengungkapkan tidak mudah untuk bermain dengan pemain baru dan kurangnya waktu pembinaan bagi mereka. "Saya tidak berpikir akan ada orang yang lebih baik untuk melakukan pekerjaan saya di sini," ujar Rodgers
Rodgers masih memilki keyakinan besar untuk timnya didasarkan kemampuan melatihnya dan kesesuaiannya dengan parameter Fenway Sports Group (FSG) di Anfield. Ia mengakui timnya harus menemukan kembali cara 'bermain tanpa rasa takut'.