REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Berbeda dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger, yang kecewa terhadap kinerja timnya. Lantaran tak mampu menjaga keunggulan, 1-2 atas tuan rumah Liverpool. Justru, manajer The Reds, Brendan Rodgers merasa senang dengan kinerja anak asuhnya, meski harus puas setelah ditahan imbang Arsenal 2-2.
"Saya senang dengan kinerja tim. Meski sebelumnya kami telah tertinggal hingga injury time. Tapi para pemain dengan semangat tinggi, mampu menyamakan kedudukan, walau hanya dengan 10 pemain," jelas Rodgers, dikutip dari BBC Sport, Senin (21/12) dinihari WIB.
Sebenarnya The Reds mampu unggul lebih dulu melalui Philippe Coutinho di pengujung babak pertama. Kemudian di babak kedua, Arsenal membalikkan keadaan menjadi 1-2. Namun sebelum wasit meniup peluit tanda pertandingan selesai, Martin Skrtel dapat menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
"Tak diragukan lagi kami layak memenangi pertandingan, level penampilan kami luar biasa. Namun kami memberikan gol yang sangat mengecewakan tepat sebelum jeda babak pertama, dan itu bisa membuat Anda terpukul," tambah Rodgers.
Rodgers menyatakan seharusnya Liverpool menang atas klub asal ibukota tersebut. Hanya saja solidnya lini pertahanan, membuat Liverpool tak bisa menambah pundi-pundi golnya. Rodgers berharap timnya terus berkembang di pertandingan selanjutnya, usai jeda kompetisi.