REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih Inter Milan Roberto Mancini menegaskan taktitk bukanlah penyebab utama timnya hanya bermain imbang melawan lazio. Ia menilai ada rasa takut dalam timnya ketika bermain di Giuseppe Meazza sehingga ditahan Lazio 2-2, Senin (22/12) dini hari WIB.
"Ada beberapa ketakutan, terutama ketika pertandingan mengarah buruk. Kami perlu mengatasi kendala ini dan saya percaya kami bisa," ujar Mancini dilansir dari laman football-italia, Senin (22/12).
Mancini mengatakan tidak ada perubahan berarti antara formasi 4-2-3-1 dengan 4-3-3 yang diterapkannya pada babak pertama melawan Lazio. Sebab, kata mantan pelatih Galatasaray ini, para pemainnya terus bergerak.
Ia menyindir dengan mengatakan di Italia semua orang adalah pelatih. Shingga semua memiliki pendapat masing-masing. Mancini melihat Inter setiap hari dan berpikir bahwa sistem dalam babak pertama adalah pilihan yang baik. Sementara di babak kedua tim bereaksi jauh lebih baik. Menurutnya Inter memang telah membuat kesalahan, namun terus melanjutkan pertandingan dengan satu langkah maju ke depan.
"Saya tidak berharap kami untuk menjadi Barcelona atau Bayern Muenchen dalam sebulan, jadi kesalahan bisa saja terjadi. Tapi saya tidak percaya itu gara-gara sistem," tegas Mancini.