REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester City kini hanya terpaut tiga poin lagi dari sang pemuncak klasemen Chelsea. Namun, gelandang City, Samir Nasri yakin bila timnya mampu menyalip dengan mengambil banyak pelajaran dari pengalamnnya selama ini.
Sebelum kemenangannya musim lalu, the Citizens juga pernah meraih gelar juara Liga Primer Inggris musim 2011/2012. Namun, di musim selanjutnya yakni 2012-2013, klub besutan Manuel Pellegrini ini tertinggal 11 poin di belakang Manchester United.
Karena itu, Nasri merasa bila skuatnya lebih berpengalaman dan lebih bijaksana untuk belajar dari kekalahannya dua tahun lalu. "Kami menyadari apa yang terjadi itu adalah contoh bagi kami. Kami tahu apa yang perlu kami lakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan," katanya dilansir dari ESPN, Rabu (31/12).
Apalagi, kemajuan pesat yang dimiliki the Citizens di setengah musim ini cukup signifikan. Bagaimana tidak, kata Nasri, November lalu timnya tertinggal sembilan poin dari the Blues. Namun, kini timnya tinggal menyisakan jarak satu kemenangan lagi.
Diakui gelandang asal Prancis tersebut, kini para pemainnya lebih kuat dan lebih matang secara mental. Dengan begitu, para pemain the Citizens mampu menangani berbagai situasi berbeda, termasuk tekanan yang kuat untuk melawan tim besar.
"Kita tahu ketika kita berada di urutan kedua dan mengejar seseorang yang pandai. Kami tahu bagaian menghadapi setiap situasinya dan kami siap untuk itu," ujar Nasri.