REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah mendapat desakan dari berbagai pihak terkait tranparansi informasi, terutama masalah anggaran, akhirnya PSSI menjabarkan soal keuangan selama satu tahun terakhir. Induk organisasi sepak bola Indonesia itu mendapatkan pemasukan Rp 131 miliar selama tahun 2014.
Anggaran sebesar itu didapat dari berbagai sumber, terutama dari sponsor. Sebesar 76 persen pendapatan dihasilkan dari sponsor dan sisanya didapat dari bantuan FIFA, tiket, denda, dan lain-lain.
Sekretaris Jenderal PSSI, Djoko Driyono dalam pemaparannya, menegaskan anggaran PSSI selama 2014 tidak satu persen pun diterima dari pemerintah.
Selain itu, Djoko juga mengakui PSSI mengalami kenaikan aset sebesar Rp 4,6 miliar saat ini. Sebelumnya, pada 2012 misalnya, PSSI tercatat memperoleh Rp 61 juta.
Kemudian tahun 2013 meningkat menjadi Rp 85 juta. Dengan kenaikan aset tersebut, kata Djoko PSSI telah tumbuh menjadi organisasi yang mandiri dan profesional.
"Di Kongres ini kita jabarkan semua pemasukan dan pengeluaran anggaran PSSI. Maka sejatinya kita sudah melakukan tranparansi informasi termasuk keuangan. Tidak hanya itu kami juga siap mempertanggungjawabkan laporan ini," kata Djoko.