REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Pelatih Roberto Mancini tampaknya masih meraba-raba terkait skuat terbaiknya yang akan diturunkan melawan Juventus di Turin, Rabu (7/1) dini hari WIB. Masalahnya, keinginannya untuk menggunakan dua sayap belum bisa terpenuhi karena belum ada pemain di Inter yang cocok diletakkan pada posisi tersebut.
Seperti dilansir dari laman resmi Juve, Senin (5/1), untuk kali ini Mancini masih harus menggunakan formasi yang amat realistis untuk timnya, yakni 4-3-1-2. Mateo Kovacic yang bermain di lini tengah, bisa bergerak bebas sekaligus untuk mendukung serangan-serangan lewat dua striker di depannya, Rodrigo Palacio dan Mauro Icardi.
Selain itu, Zdravko Kuzmanovic, yang selama sebelas bulan 'tak terpakai' oleh Walter Mazzarri, kini digunakan untuk mengisi posisi sayap kanan, bersama Guarin yang mengisi sayap kirinya. "Pertandingan melawan Juventus datang pada saat yang tepat, karena kami sudah berlatih keras dan berlatih dengan baik," kata Kuzmanovic.
Derby d'Italia telah diperebutkan sebanyak 183 kali sepanjang Serie A. Juventus memang memimpin 81 kemenangan ketimbang Inter. Meski begitu, optimisme dalam diri pemain Inter datang ketika Mancini menginjakkan kaki kembali ke Giuseppe Meazza.
Selama Inter berada di bawah pimpinan Mancini sejak pekan ke-12 musim ini, Inter mengantongi dua kekalahan, dua hasil imbang, dan satu kemenangan. Di pekan ke-13 Serie A, tim Nerazzuri mendapat tekanan usai dikalahkan AS Roma 4-2 di Olimpico.
Inter mendapat satu kali kemenangan, yakni saat bertandang ke markas Chievo di Verona pada pekan ke-15 Serie A Italia. Kovacic dan Ranocchia menjadi bintang dalam laga tersebut karena mencetak satu gol masing-masing.
Laga terakhirnya di Serie A harus berakhir imbang, yakni saat menjamu Lazio di Milan. Tim asuhan Mancini harus puas membawa satu poin, dengan skor akhir 2-2. Tugas Mancini memang masih terbilang berat.
Di lima pertandingan terakhir Seri A sejak ia memegang tampuk kepelatihan di Inter, Nerazzuri baru menyumbangkan lima poin. Di klasemen, Inter berada di posisi ke-11 dengan 21 poin, terpaut satu poin dari dua peringkat di atasnya, Udinese dan Palermo.