Senin 05 Jan 2015 17:24 WIB

Iran Bertekad Akhiri 40 Tahun Puasa Gelar

Rep: C12/ Red: Citra Listya Rini
Carlos Queiroz
Foto: ap
Carlos Queiroz

REPUBLIKA.CO.ID, SYDNEY -- Setelah hampir 40 tahun puasa gelar pada Piala Asia, kini Iran kembali untuk merebut kembali gelar tersebut. Iran sempat memegang juara Piala Asia sebanyak tiga kali secara beruntun, yakni pada era 1968 sampai 1976.

Sejak meraih gelar terakhirnya itu, Iran berupaya menyabet kembali gelar juara itu. Namun, mereka hanya mampu mencapai hasil terbaiknya pada 1996 di mana mereka hanya sampai pada babak perempat final.

Tim asia yang berada di peringkat ke-51 ini berada di Grup C, segrup dengan Qatar, Uni Emirat Arab, dan Bahrain. Seperti dilansir dari USA Today, Senin (5/1), Iran kini masih dilatih mantan manajer Real Madrid dan juga Portugal, Carlos Queiroz.

Pelatih tersebut membawa Iran ke Piala Dunia 2014 di Brasil. Padahal, Queiroz sempat dikabarkan akan melepas jabatan kepelatihannya di Iran. Namun, tampaknya pihak Iran masih memercayai cara kepelatihannya.   

Tugasnya pun tak ringan. Ia harus membawa meloloskan Iran dari babak penyisihan, dengan mengalahkan tiga negara segrupnya, Qatar, Uni Emirat Arab dan Bahrain. Tak tanggung-tanggung, Queiroz pun memanggil beberapa pemain bintangnya untuk bermain di timnas Iran.

Seperti Javad Nekounam yang bermain untuk klub asal Spanyol, Osasuna. Ya, tekadnya memang tak main-main. Pada 11 Januari nanti, Iran akan bertemu Bahrain di laga pertamanya di Melbourne.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement