Rabu 14 Jan 2015 21:10 WIB

Tim Ad Hoc Sinergis PSSI Mulai Bekerja

Rep: c61/ Red: Israr Itah
Effendi Ghazali, salah satu anggota Tim Ad Hoc Sinergis Bentukan PSSI.
Foto: Republika
Effendi Ghazali, salah satu anggota Tim Ad Hoc Sinergis Bentukan PSSI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Ad Hod Hoc Sinergis bentukan PSSI mulai bekerja hari ini, Rabu (14/1).  Sebanyak 12 orang yang tergabung dalam tim yang dibentuk saat Kongres PSSI awal tahun ini terdiri dari berbagai elemen masyarakat juga dari PSSI.  

Menurut Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono Joko, Tim Ad Hoc Sinergis memang dibentuk untuk mendampingi dan memberikan rekomendasi kepada PSSI. Ia mengatakan ini tidak ada kaitannya dengan sikap melawan PSSI usai Menpora membentuk Tim Sembilan. 

Lantara pemangku kepentingan sepak bola banyak, maka ada pilihan-pilihan prioritas stakeholder. Salah satunya dari pemerintah, dunia bisnis, dan sebagainya. Joko menjelaskan Tim Ad Hoc Sinergis akan mengadakan rapat dua pekan sekali di setiap hari Rabu.

"Tim ini sangat fleksibel layaknya Dewan Keamanan PBB, ada anggota tetap dan anggota tidak tetap. Tim ini bisa saja dikembangkan dengan anggota-anggota tambahan lain yang akan memperkuat inisiatif sesuai dengan objektifnya. Ini tadi kita anggap anggota tetap, tadi ada masukan untuk beberapa tokoh untuk dimasukkan kembali," ujar Djoko saat ditemui di kantor PSSI, Rabu (14/1). 

Anggota Tim Ad Hoc Sinergis bentukan PSSI:

1. Mafudin Nigara (Mantan Wartawan) 

2. Tjipta Lesmana (Pengamat Politik)

3. Ian Situmorang (Mantan wartawan)

4. Fritz Simanjuntak (Sosiolog atau Konsultan SDM)

5. Togar Manahan Nero (Mantan Ketua Komisi Disiplin)

6. Suryopratomo (Wartawan)

7. Effendi Ghazali (Pengamat Politik atau Pakar Komunikasi)

8. Gusti Randa (Ketua Asosiasi PSSI Provinsi DKI Jakarta)

9. Ruddy Keltjes (Mantan Pelatih U-19 B)

10. Rahim Sukasah (Mantan Manajer Timnas)

11. Tri Goestoro (Mantan Sekretaris Jenderal PSSI)

12. Hinca Panjaitan (Ketua Komisi Disiplin)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement