REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Sejak hengkang dari Liverpool musim panas silam, sinar bomber Barcelona Luis Suarez, seolah meredup di bawah bayang-bayang Lionel Messi dan Neymar.
Khusus di kancah La Liga, baru dua gol yang dibukukan Suarez dari 11 laga. Namun, satu nilai positif Suarez adalah sumbangsih tujuh assist bagi gol-gol Barcelona.
Dalam sebuah wawancara dengan Sky Sports yang dikutip Inside Spanish Football, Selasa (20/1), mantan penggawa Blaugrana Albert Ferrer berpandangan, Suarez masih 'nervous' dalam menjalani kiprahnya di negeri matador.
"Dia sadar bahwa dia berasal dari tim yang mendaulatnya sebagai bintang. Tetapi di sini, tidak demikian. Jadi, dia harus mengatasinya," kata Ferrer.
Selain itu, Ferrer menyebut masalah lain hadir dari segi sistem bermain yang dikedepankan Barcelona. Pola tiki-taka menuntut passing-passing pendek nan cepat, tepat dan akurat, di sepertiga pertahanan lawan. "Dia perlu lebih banyak waktu untuk beradaptasi," kata Ferrer.
Lebih lanjut, Ferrer menyebut Barcelona bermain dengan ruang yang ketat. Kondisi serupa tidak ditemui Suarez kala bermain untuk Liverpool.
"Di Barcelona, terdapat tujuh pemain lawan yang berada di sekitarmu. Dan akurasi mutlak diperlukan. Dia hanya perlu tenang, memanfaatkan waktu dan mengambil sentuhan ekstra," kata Ferrer.