Jumat 23 Jan 2015 10:26 WIB

Wenger Kritik Regulasi Izin Kerja Pemain di Inggris

Rep: Wahyu Syahputra/ Red: M Akbar
Pelatih Arsene Wenger.
Foto: AP
Pelatih Arsene Wenger.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Arsenal, Arsene Wenger ingin regulasi izin kerja bagi pemain Non Eropa ditinjau ulang. Wenger yang mencoba mendatangkan bek Villarreal Gabriel Paulista terkendala terkait ijin kerja pemain Non Eropa.

Peraturan untuk mendapatkan ijin kerja ialah, pemain tersebut merupakan pemain dari negara yang berada dalam 70 besar peringkat FIFA serta telah bermain 75 persen untuk negaranya dalam pertandingan internasional minimal dua tahun.

Sementara FA ingin mengurangi para pemain asing yang bermain di Inggris hingga 50 persen. Hal ini yang membuat berang Wenger. ''Anda hanya ingin bermain dengan para pemain asli Inggris. Apa jadinya. Ini adalah salah satu liga terbaik di dunia,'' kata Wenger melalui BBC.

Menurut Wenger yang menjadikan Liga Primer Inggris salah satu liga terbaik ialah karena berkumpulnya para pemain terbaik. Wenger pun menegaskan, ia hampir saja mendatangkan Angel Di Maria jika tidak terkendala olel ijin kerja ini.

Arsenal telah melihat penampilan Di Maria sejak usia 17 tahun. Tapi Di Maria akhirnya pergi ke Portugal, dan dari Portugal berlabuh ke Spanyol. ''Kenapa? Karena dia tidak dapat ijin kerja untuk bermain di Inggris saat itu. Ini berarti Liga Primer Inggris hanya menginginkan pemain yang sudah jadi dengan harga yang tinggi,'' ujarnya.

Di Maria sendiri telah pindah ke Manchester United dari Real Madrid dengan harga 59,7 juta poun pada Agustus.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement