Senin 26 Jan 2015 06:30 WIB

Tiga Raksasa Meraih Sukses

Rep: Wahyu Syahputra/ Red: Didi Purwadi
Pemain Barcelona merayakan kemenangan telak 6-0 atas Elche dalam laga La Liga Spanyol di Stadion Martinez Valero, Elce, Sabtu (24/1).
Foto: EPA/Manuel Lorenzo
Pemain Barcelona merayakan kemenangan telak 6-0 atas Elche dalam laga La Liga Spanyol di Stadion Martinez Valero, Elce, Sabtu (24/1).

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Tidak ada yang lebih bahagia dari Pelatih Barcelona, Luis Enrique, ketika Blaugrana menelan habis Elche, 6-0 di Manuel Martínez Valero, Ahad (25/1) dini hari WIB. Neymar dan Lionel Messi menjadi bintang lapangan dengan masing-masing mencetak dua gol, serta Pedro dan Pique yang melengkapi keunggulan Barcelona.

Enrique menyebut hasil ini merupakan proses tim menuju kesuksesan. Tim mampu memberikan permainan terbaik, meski dua hari sebelumnya, habis-habisnya melawan Atletico Madrid di Copa Del Rey. ''Ini adalah bukti yang diperlihatkan oleh kami kepada publik. Sebuah permainan terbaik dari berbagai tekanan yang ada. Kami mampu keluar dari sana, dan aku bahagia dengan capaian kami,'' ujar Enrique melalui ESPN.

Enrique memuji penampilan Lionel Messi dan Neymar yang dianggap memberikan inspirasi kemenangan bagi Barcelona. Keduanya disebut memiliki level setingkat sebagai pemain berkelas dari katalan, dan Enrique pun optimistis dengan masa depan timnya.

Optimisme itu berkembang karena ketangguhan para pemain yang bersedia mempertahankan jarak satu poin dari pemimpin klasmen Real Madrid serta bermain sesuai dengan harapan. Barcelona bermain dengan kreatifitas dalam menyerang dan fokus dalam pertahanan.

''Saya melihat permainan dalam 90 menit dan mereka memberikan banyak kreatifitas di lapangan, salah satunya dari passing. Padahal, lawan kami dari awal sudah bermain sangat defensif dan mengandalkan serangan balik,'' kata dia.

Di hari yang sama, Real Madrid harus berusaha keras menaklukan Cordoba, 2-1, di Nuevo Arcangel. Tim Ibu Kota Spanyol tersebut baru unggul pada menit-menit terakhir pertandingan usai melalui gol penalti Gareth Bale setelah sebelumnya, Karim Benzema menyamakan keunggulan pada babak pertama.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menegaskan, tetap optimistis tim mampu memberikan prestasi juara La Liga, meski kini hanya terpaut satu poin dari rival utamanya Real Madrid. Ancelotti mengatakan, tidak ada alasan untuk memberikan posisi pemimpin klasmen kepada para rival yang kini terus membidik posisi El Real.

Untuk pertandingan selanjutnya, Real Madrid harus kehilangan pemain andalannya Cristiano Ronaldo yang mendapatkan kartu merah kala melawan Cordoba. Don Carlo pun tidak ingin, timnya terpaku kepada satu pemain untuk meraih gelar, dan meminta untuk bermain sebagai sebuah tim.

''Tidak ada yang paling diunggulkan dalam sebuah tim. Ronaldo memang pemain luar biasa dan tim manapun membutuhkannya. Tapi, saya memilih agar tim tetap bermain baik,'' kata Ancelotti melalui Sportskeeda.

Ancelotti mengatakan, dalam masalah kondisi pemain, pelatih asal Italia ini yakin timnya mampu menjaga peluang juara. Yang dibutuhkan ialah menjaga konsistensi dan konsentrasi dalam permainan, karena Real Madrid masih akan melalui musim yang panjang.

Tidak hanya Real Madrid dan Barcelona saja yang meraih kesuksesan. Atletico Madrid yang juga ingin mempertahankan gelar La Liga, mampu melibas Rayo Vallecano di Vicente Calderon dengan skor meyakinkan, 3-1.

Penyerang Atletico, Antoine Griezmann membuat Diego Simeone tersenyum lebar, dengan dua golnya ke gawang Vallecano. Beda empat poin dari Real Madrid, tidak membuat pasukan Simeone patah arang. Pelatih yang pernah bermain di Lazio dan Inter Milan tersebut, melihat adanya perkembangan signifikan dari permainan tim. Gol hanya sekadar pelengkap dari sebuah permainan terbaik yang diharapkan.

''Karena itulah saya selalu mengevaluasi tim. Kapasitas tim. Anda bisa mendapatkan bayaran dari permainan terbaik yang anda lakukan. Gol itu hanya pelengkap meski penting buat kami,'' kata Simeone melalui AS.

Simeone mengatakan, Fernando Torres pun menunjukkan harapan kepada tim. Menggantikan Mario Mandzukic pada babak kedua, Torres sempat membuat batrisan pertahanan pasukan Paco Jemez ketar-ketir. Sekalipun tidak mencetak gol, Torres tetap mendapat apresiasi oleh Simeone.

''Dia sentral bagi kami. Mencetak dua gol ketika di Bernabeu. Sedikit demi sedikit dia telah menunjukkan kualitasnya sebagai pemain penting. Tapi, kami sudah mengetahui itu terlebih dahulu,'' kata Simeone.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement