REPUBLIKA.CO.ID, PARMA -- Striker Parma Antonio Cassano mengancam akan mengundurkan diri dari klub jika gaji selama enam bulannya tak juga dibayar. Meski sebenarnya terikat kontrak hingga Juni 2016, Cassano mengaku tak masalah keluar dari Parma tanpa gaji.
"Uang bukan masalah. Saya merasa lebih baik sekarang. Saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan ini karena mereka (Parma) yang membawa saya ke masalah ini. Aku sudah lelah dan aku ingin lepaskan itu semua," tutur dia seperti dalam Football Italia, Selasa (27/1).
Cassano pun mengaku tak punya masalah dengan fans Parma, rekan setimnya, ataupun orang-orang yang bekerja di klub. Hanya saja, ia jengkel dengan manajemen klub yang berpaling dari masalah ini. "Saya kehilangan 4 juta euro di sini (Parma), tapi uang bukanlah masalah," kata dia.
Karena bagi dia, ada orang selain dirinya yang belum menerima gaji dengan jumlah yang lebih besar dari dirinya. "Tiap kali ditagih, mereka bilang besok, dan besok lagi. Cukup sudah. Aku tidak tahan lagi penderitaan ini berlarut-larut," ujar dia.
Kata Cassano, pemilik baru ataupun lama, ia sama sekali tidak mengenalnya. "Selama 20 hari ini kami melihat empat Presiden yang berbeda. Pemilik baru tiba 15 hari yang lalu, tapi tidak ada yang berubah," kata dia.
"Agen saya menyarankan saya pergi ke Amerika, tapi aku hanya akan pergi ke Amerika atau Dubai ketika sudah berusia 40 tahun," kata pemain yang masih berusia 32 tahun ini.