Ahad 01 Feb 2015 06:50 WIB

Inter Siap Kembali ke Jalur Kemenangan

Rep: c65/ Red: Didi Purwadi
Pelatih Roberto Mancini.
Foto: AP Photo
Pelatih Roberto Mancini.

REPUBLIKA.CO.ID, REGGIO EMILIA -- Finis di posisi ketiga menjadi harapan besar bagi Inter Milan musim ini. Sebab, dengan begitu, I Nerazzurri dapat berkontribusi lagi di ajang bergengsi Liga Champions. Sayangnya, hingga saat ini, mencium aroma tempat ketiga pun belum pernah dirasakan klub asal kota Milan tersebut.

Pergantian pelatih dari Walter Mazzarri ke Roberto Mancini pun menjadi cara yang ditempuh manajemen Inter untuk memuluskan langkah mereka. Namun, pelatih baru Mancini masih belum bisa mendekatkan Nerazzurri ke jajaran atas klasemen sementara Seri A.

Kekalahan akhir pekan lalu justru membuat Nerazzurri terperosok di peringkat 10 dengan hanya mengantongi 26 poin dari 20 laga di pentas Seri A. Namun demikian, kepercayaan besar rupanya masih menaungi diri pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Seperti yang diungkapkan Presiden Inter Milan, Erick Thohir. Thohir mengontrak mantan arsitek Galatasaray itu dalam jangka waktu panjang. Alasannya, guna menciptakan stabilitas dalam skuat Nerazzurri tersebut.

"Kami yakin dia akan tampil bagus dan ia membuktikannya dalam beberapa laga terakhir," kata lelaki asal Indonesia itu dilansir dari laman resmi klub, Sabtu (31/1).

Rupanya pernyataan Thohir tidak terlalu berlebihan. Mengingat tiket semifinal Coppa Italia yang sukses diraih skuatnya usai menekuk Sampdoria 2-0.

Jika dilihat dari laga penampilannya di paruh musim ini, Nerazzurri bahkan baru satu kali menelan kekalahan 0-1 kontra Torino akhir pekan lalu. Itu pun bukan lantaran penampilan tim yang buruk melainkan sulitnya menembus rapatnya pertahanan lawan.

"Saya pikir kami bermain dengan jalan yang benar. Kami semestinya mampu menjebol gawang lawan," ujar Mancini.

Namun demikian, seakan tak ingin berlarut dalam kesedihan. Mancini segera melakukan instropeksi ke dalam skuatnya. Perbaikan-perbaikan dengan segera dilakukan untuk kembali ke jalur kemenangan. Salah satunya dengan mematangkan teknik dan taktik dalam sesi latihan di Centro Sportivo Angelo Moratti sebelum melawat ke Sassuolo.

Ya, memasuki pekan ke-21 laga lanjutan Seri A, Nerazzurri akan bertanding di Stadio Citta del Tricolore, Ahad (1/2) malam WIB. Bukan hanya merebut angka penuh untuk memperbaiki peringkat, laga melawan Sassuolo sekaligus menjadi momentum bagi mantan pelatih Manchester City itu untuk mampu mempertahankan rekor baik timnya.

Apa pasal? Sejauh ini Inter Milan mampu menjaga kemenangan clean sheet dari Sassuolo. Sekaligus, menjadi satu-satunya klub Seri A yang menjebol gawang Sassuolo terbanyak.

Meski begitu, bukan berarti kubu Eusebio di Fransesco lantas putus asa. Eks gelandang Roma itu meminta anak asuhnya untuk tampil maksimal bermain di lini depan dengan efisien. "Anda harus serius," kata dia dilansir Football Italia.

Tampaknya, pelatih berusia 45 tahun tersebut juga melihat ancaman kuat dari quartet lini depan Neazzurri. Lukas Podolski, Xherdan Shaqiri, Mauro Icardi dan Rodrigo Palacio menjadi kombinasi berbahaya yang dapat merobek pertahanan klub berjuluk I Neroverdi tersebut. "Kami harus lebih berhati-hati," ungkapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement