Jumat 13 Feb 2015 09:53 WIB

Chelsea dan Everton Didakwa Setelah Rusuh di Stamford Bridge

Red: M Akbar
 Pemain Chelsea melakukan selebrasi usai merobek jala Swansea City dalam laga Liga Primer Inggris di Stadion Liberty, South Wales, Sabtu (17/1).
Foto: EPA/Dimitris Legakis
Pemain Chelsea melakukan selebrasi usai merobek jala Swansea City dalam laga Liga Primer Inggris di Stadion Liberty, South Wales, Sabtu (17/1).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea dan Everton didakwa oleh FA karena gagal mengendalikan para pemainnya, namun Branislav Ivanovic tidak akan mendapat hukuman terkait perselisihannya dengan James McCarthy.

Bek The Blues Ivanovic bertengkar dengan gelandang Everton McCarthy saat terjadi perkelahian massal, setelah bintang "The Toffees" Gareth Barry diusir keluar lapangan pada menit ke-86 di Stamford Bridge pada Rabu.

Panel yang berisikan para mantan wasit mempelajari insiden itu, di mana Ivanovic dituding menanduk bagian belakang kepala McCarthy, namun memutuskan bahwa hal itu tidak layak diberikan kartu merah.

FA juga memeriksa klaim-klaim yang dibuat di media sosial yang mengatakan bahwa Ivanovic menggigit McCarthy. Organisasi itu mempelajari semua rekaman video dan menghubungi Everton, dan mendapati kesimpulan bahwa sang pemain tidak melakukan hal yang dituduhkan.

Bagaimanapun, kedua klub menghadapi tindakan disiplin karena "gagal memastikan para pemainnya bertingkah laku dengan baik dan/atau menahan diri dari sikap provokatif."

Kedua klub memiliki waktu sampai 18.00 GMT pada 17 Februari untuk merespon dakwaan itu. Terkait Ivanovic, pernyataan FA berbunyi, "(Pemain) Chelsea Branislav Ivanovic tidak akan menghadapi tindakan lebih lanjut terkait insiden yang melibatkan pemain Everton James McCarthy pada menit ke-86."

"Pada pertandingan-pertandingan Liga Primer Inggris, jika suatu insiden tidak dilihat oleh para ofisial pertandingan, panel tiga orang berisi para mantan wasit elit akan dimintai pandangannya oleh FA dan memberi masukan apa yang, jika ada, tindakan yang mereka yakini semestinya diambil wasit seandainya melihatnya saat itu."

"Untuk dakwaan FA untuk ditindak lanjuti, ketiga anggota panel harus menyetui bahwa itu merupakan serangan yang layak diganjar keluar lapangan. Pada hal ini, panel tidak percaya bahwa tindakan itu layak diganjar dengan hukuman dikeluarkan."

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement