REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Harapan AS Roma untuk mendekati pemuncak klasemen Serie A Italia, Juventus, kembali lagi tersandung. Menjamu Parma yang kini menjadi tim juru kunci klasemen, Roma ternyata hanya bisa bermain imbang tanpa gol di Stadion Olimpico, Ahad (15/2) waktu setempat.
Hasil imbang tersebut membuat tim berjuluk Giallorossi ini hanya mengoleksi 47 angka di peringkat kedua. Sedangkan Juventus masih berpeluang untuk melebarkan jaraknya dengan Roma jika dalam laga tandang ke markas Cesena berhasil membawa pulang angka maksimal. Saat ini Juventus bertahta di puncak klasemen dengan raihan 53 angka.
Laga yang berlangsung di Stadio Olimpico ini berjalan cukup sengit. Melakoni laga ini, tim besutan Rudi Garcia ini dirundung dengan sejumlah masalah cedera pemain. Akibatnya, Ashley Cole harus mengisi posisi Jose Holebas di bek kiri, meski Daniele De Rossi kembali masuk tim untuk menjadi gelandang bertahan.
Dengan kapten Francesco Totti yang masih sakit flu, Seydou Doumbia melakukan debutnya bersama pemain senegaranya Pantai Gading Gervinho di tengah dari trisula lini depan bersama Adem Ljajic, kedua pemain Afrika ini langsung diandalkan setelah mereka meraih kesuksesan di Piala Afrika.
Parma berada di ambang menghadapi masalah administrasi -- isu gaji-gaji yang tidak terbayar berpeluang menentukan masa depan klub pada Senin -- namun jika ada kecemasan di kubu pasukan Roberto Donadoni, mereka mampu menyembunyikannya.
Parma membuat frustrasi Roma, khususnya sepanjang babak kedua yang berlangsung menghibur ketika pemain remaja Daniele Verde, yang mencetak gol perdananya untuk Roma pada pekan lalu, menggantikan De Rossi pada menit ke-60.
Beberapa saat kemudian Cole mengirim umpan bagus kepada Gervinho di lini depan gawang, namun tembakan pemain Pantai Gading itu masih mengarah ke Antonio Mirante. Bola lain dari Cole tertuju kepada Nainggolan di sisi kanan area penalti, namun sepakan mendatar pemain Belgia itu masih melebar ke sisi kanan Mirante.
Verde memberi masalah-masalah pada lini belakang Roma, di mana pergerakan pemain 18 tahun itu menjaga intensitas tetap tinggi dan membuka ruang untuk Nainggolan dan Alessandro Florenzi.
Pada menit ke-71 pemain Belgia itu mengirimkan bola dengan bagian luar kaki kanannya, namun Doumbia gagal menyambar bola. Florenzi kemudian melaju di sisi kanan, namun Doumbia masih berjarak semeter dari posisi ideal ketika pemain Italia itu mengirim bola melintasi gawang.
Parma menghabiskan hampir keseluruhan babak kedua dengan bermain di area pertahanannya sendiri, namun Roma masih tidak dapat mencetak gol.
Pada gebrakan selanjutnya, Verde mengirimkan bola menuju area di dekat tiang gawang namun Doumbia tidak mampu menyundul bola, dan setelah itu bola memantul ke arah Cole, namun upayanya masih gagal berbuah gol. Cole kemudian menyia-nyiakan peluang bagus untuk mengunci kemenangan bagi tuan rumah, ketika ia melepaskan sepakan voli dari Florenzi yang melambung di atas sisi kanan gawang.