Rabu 18 Feb 2015 16:04 WIB

Persebaya Ancam Depak Pemain yang Tidak Main Maksimal

Persebaya Surabaya
Foto: ligaprima.co.id
Persebaya Surabaya

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA  --  Persebaya Surabaya mengancam akan mendepak pemain yang tak meningkatkan kemampuan permainannya selama masa latihan menghadapi Indonesia Super League (ISL) musim 2015-2016.

"Ada beberapa pemain yang kami peringatkan jika tidak meningkatkan performanya," kata Pelatih Persebaya Ibnu Grahan kepada wartawan di Surabaya, Rabu (18/2).

Menurut dia, ada lima dari 30 pemain yang dimiliki Persebaya belum menunjukkan kualitasnya selama latihan, sehingga mendapat peringatan dari tim pelatih.

"Selama ini permainannya stagnan dan sudah beberapa bulan ini tak menunjukkan peningkatan. Mereka sudah kami peringati," kata Ibnu sembari menolak menyebut lima nama pemain tersebut.

Kendati ada sejumlah pemainnya bermain di bawah keinginan, namun pelatih berlisensi kepelatihan A AFC itu mengaku lega setelah melihat peningkatan permainan sejumlah pemain lain.

Pemain seperti Ferry Ariawan, Reza Musthofa dan Agung Supriyanto diakuinya sudah banyak berkembang dibandingkan sejak kedatangan pertama kali di skuat Bajul Ijo awal Januari lalu.

"Sekarang sudah ada peningkatan. Kelihatan bagaimana permainan mereka di lapangan sudah ada perubahan," ucap Ibnu.

Pada sesi latihan Rabu, sebanyak 12 pemain Persebaya absen karena alasan berbeda. Lima pemain seperti Evan Dimas Darmono, Zulfiandi, Putu Gede Juni Antara, Ilham Udin Armaiyn dan Zaenuri masih bergabung di skuad Timnas U-23.

Sedangkan, tujuh pemain lain masing-masing Dave Mustaine, Fauzan Jamal, Bima Ragil, Dany Saputra, Hargianto, Yesaya Desnam dan Wahyu Subo Seto terpaksa istirahat karena mengalami sakit.

Mayoritas ketujuh pemain muda tersebut terserang flu berat dan harus tinggal di mess agar segera sembuh dan proses pemulihan berjalan baik.

Mengantisipasi sakitnya pemain lain, pelatih memilih tidak menggelar latihan sore hari untuk menjaga kondisi pemain agar tetap stabil, mengingat cuaca di Surabaya yang terkadang panas dan terkadang hujan.

"Tidak ada latihan sore karena sering hujan. Latihan sekali sehari sudah cukup karena cuaca kadang panas sekali dan kadang hujan sehingga rentan terserang flu," ucap legenda hidup Persebaya yang pernah mencetak gol ke gawang AC Milan tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement