REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Liverpool Brendan Rodgers mengatakan kembalinya the Reds ke penampilan terbaiknya di Liga Primer Inggris secara kebetulan berbarengan dengan berkembangnya Philippe Coutinho sebagai pemain kunci di Anfield.
Liverpool tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan domestik terakhirnya dan telah meletakkan diri mereka sendiri kembali dalam persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan.
"Periode pada musim dimana tim menderita pada awal musim, itu (disebabkan) kurangnya penetrasi kami di bagian tengah lapangan." kata Rodgers.
"Kami tidak memiliki hal itu dalam bulan-bulan pembuka, dan tentu saja ia menderita sebab ia harus mempertahankan bola lebih lama dan itu tidak efektif." kata pelatih berusia 42 tahun itu.
Liverpool akan kembali tidak diperkuat Jordan Ibe dan Steven Gerrard. Ibe harus absen beberapa pekan karena cedera lutut, sedangkan Gerrard telah absen sejak 10 Februari karena cedera pada otot paha belakang.
Burnley tidak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhirnya, namun Rodgers mengatakan Liverpool tidak akan meremehkan lawannya.
"Sean (Dyche, pelatih Burnley) memiliki tim yang sangat terorganisir, mereka memiliki motivasi besar ketika mereka bermain, komitmen besar untuk berusaha dan bertahan di liga, dan mereka berjuang. Itulah tim yang kami waspadai." kata Rodgers.