REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Liverpool Brendan Rodgers khawatir dirinya bakal disingkirkan dari Anfield mengingat capaian kurang maksimal musim ini.
Melalui ESPN, kekhawatiran Rodgers memuncak ketika Liverpool kalah dari Crystal Palace, 1-3 November 2014 lalu, dan sempat kalah di empat pertandingan di seluruh kompetisi.
''Setelah pertandingan melawan Palace, saya merasa masalah sudah berkembang. Strategi saya tidak berfungsi dan saya bingung untuk bertindak,'' kata Rodgers.
Rodgers melanjutkan, Liverpool yang menjadi tim terbaik pada 2015 dari seluruh tim Liga Primer Inggris dari segi capaian poin, tidak menjadi jaminan kursinya bakal aman.
Ia merujuk kepada pengalamannya ketika dipecat setelah membawa Reading tampil di 20 pertandingan. Padahal, ia sempat dijamin oleh pemimpin klub, untuk tetap berada di Reading. ''Inilah yang saya pelajari, saya harus selalu menang dan mendapatkan hasil yang bagus,'' kata Rodgers.
Rodgers mengatakan, akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada manajemen tim tentang masa depannya. Ia hanya berusaha membawa Liverpool meraih hasil yang terbaik musim ini. ''Saya akan berusaha sekuat mungkin. Saya cinta kota ini,'' kata Rodgers.