REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kartu merah yang didapat striker Paris Saint-Germain (PSG), Zlatan Ibrahimovic, saat berlaga di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge melawan Chelsea semakin memperpanjang catatan buruk sang pemain setiap kali bertemu dengan pelatih Joe Mourinho.
Seperti diketahui Ibra, sebutan Ibrahimovic, pernah menjadi anak asuh dari Mourinho pada 2009 sewatu masih berseragam Inter Milan. Tercatat sejak berpisah, keduanya sudah pernah bertemu delapan kali.
Namun sebagaimana mengutip informasi yang pernah dilansir dari Goal, Ibra selalu mempertontonkan performa yang buruk. Dari tujuh laga sebelumnya, tak ada satupun gol maupun assist yang bisa disumbangkannya buat rekan-rekan satu timnya.
Puncak penampilan terburuknya adalah ketika tampil di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (12/3) dini hari WIB. Ia hanya bisa bermain sekitar 31 menit sebelum wasit asal Belanda, Bjorn Kuipers mengusirnya dari lapangan.
Padahal striker asal Swedia ini tercatat sudah berlaga sebanyak 607 pertandingan sejak 1999. Khusus di Liga Champions, ia sudah membukukan 100 caps dengan 43 gol. Sayangnya, performanya yang tajam itu justru menjadi tumpul ketika bertemu dengan mantan pelatihnya, Mourinho.