REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLA -- Bertandang ke Estadio Ramón Sánchez Pizjuán dalam lanjutan La Liga Spanyol, Ahad (12/4) dini hari WIB, Barcelona sempat unggul atas Sevilla lewat dua gol Lionel Messi dan Neymar di babak pertama.
Meski kemudian, Ever Banega membawa tim rumah memperkecil skor menjadi 1-2 di menit ke-38. Ditambah gol Gameiro berkat umpan dari Aleix Vidal di menit ke-84 yang berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor imbang, 2-2.
Atas hasil itu, gelandang Barca Sergio Busquets mengaku kecewa, terlebih mengingat Blaugrana merupakan pimpinan klasemen sementara La Liga saat ini.
"(Barcelona) lebih baik secara keseluruhan tapi di babak kedua, tekanan Sevilla lebih besar dan pertandingan menjadi lebih seimbang. Apakah adil atau tidak, beginilah hasilnya," kata Busquets dalam Football Espana.
Menurutnya, bila ada yang harus disalahkan atas hasil minus itu adalah seluruh pemain. Balaugrana, kata dia, tidak mampu mengendalikan kebangkitan Sevilla terlebih di babak kedua.
"Ini menyakitkan karena kita pemimpin La Liga dan kami ingin tiga poin untuk menjaga dinamika permainan kami. Tapi kami bermain melawan Sevilla, tim yang belum kalah di kandang selama setahun dan juga memenangi banyak trofi," lanjut pemain 26 tahun itu.