REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER --Penggawa Manchester United, Wayne Rooney terlihat menikmati tanggung jawabnya sebagai kapten Iblis Merah. Musim pertama Ronney sebagai kapten yakni ketika MU memenangkan pertandingan melawan Manchester City saat timnya menang 4-2, dan memperlebar jarak dengan rival sekotanya tersebut menjadi empat poin.
Pemain berusia 29 tahun itu juga dipaksa untuk mengeluarkan serangkaian kata -kata layaknya pidato dadakan di kamar ganti untuk menjaga momentum positif klub. ''Ada saat-saat ketika Anda harus berbicara,'' kata Rooney seperti dilansir Guardian, Kamis (16/4).
Rooney mengatakan, dia melakukan itu sebelum pertandingan melawan Tottenham. Ketika itu MU menang 3-0 dan dia merasa harus berbicara kepada rekan-rekannya. Dia mengakui memiliki kekalahan yang buruk di Piala FA melawan Arsenal.
''Saya hanya ingin menegaskan kepada para pemain apa target kami untuk laga tersisa musim ini. Para pemain menanggapi itu dan kami telah memiliki hasil yang baik,'' ujarnya.
Rooney dipasang sebagai kapten oleh Louis van Gaal pada awal musil dan mengatakan ia telah belajar dari nama -nama besar yang terlebih dahulu mengenakan ban kapten di Old Traford, termasuk asisten manajaer Ryan Giggs.
Meskipun Giggs bukan merupakan kapten di MU selama Rooney di Old Traford, tapi apa yang dia lakukan telah sangat membantu hingga saat ini. Rooney melanjutkan, ada juga pemimpin seperti Roy Keane, Gary Neville dan David Beckham, ada Steven Gerard dan John Terry yang merupakan kapten yang fantastis di timnas Inggris.
''Ada gaya yang berbeda dan cara yang berbeda dari orang lain yang telah melakukannya. Tapi saya harus dengan gaya sendiri dan melakukan apa yang saya rasakan adalah cara terbaik menjadi kapten tim. Itu semua coba saya lakukan,'' jelasnya.