Jumat 17 Apr 2015 14:50 WIB

Dosa Djohar Arifin Cs di Dunia Sepak Bola Versi Apung

Rep: C02 / Red: Citra Listya Rini
Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin
Foto: republika/prayogi
Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Aktivis Save Our Soccer, Apung Widadi selama kepemimpinan Djohar Arifin, La Nyalla Mattalitti dan Joko Driyono sebagai petinggi PSSI membuat beberapa kesalahan. Kepada Republika Online (ROL) di Jakarta, Jumat (17/4), Apung membeberkan apa saja dosa-dosa Djohar Arifin cs.

Selama kepemimpinan Djohar Arifin, La Nyalla Mattalitti dan Joko Driyono kompetisi tertinggi di Indonesia dihentikan. Penghentian itu terkait hasil verifikasi BOPI yang mengilegalkan dua klub Persebaya Surabaya dan Arema Malang.  

Tak hanya itu undang-undang Sistim keolahragaan (SKN), undang-undang nomor tiga tahun 2005 serta statutanya PSSI telah dilanggar. Dengan memaksakan diri memainkan Persebaya dan Arema, PSSI dinilai Kemenpora telah melanggar undang-undang SKN dan UU no 3 tahun 2005. 

Sejak lama PSSI juga telah melanggar statutanya sendiri dengan merangkap jabatan. Seperti Wakil KetumPSSI La Nyalla yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN). 

Apalagi Joko Driyono sebagai sekretaris jenderal ia membawa PT Liga masuk ke PSSI. Sehingga Joko juga merangkap jabatan sebagai CEO PT Liga. 

Baru-baru ini, PSSI kembali melanggar aturannya sendiri. PSSI mengganti nama lSL menjadi QNB League. Padahal dalam statuta penggantian nama itu harus melewati kongres. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement