REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang digelar, Sabtu (18/4) di Surabaya. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkirim surat ke FIFA tentang kekacauan di PSSI, Jumat (17/4).
Dalam surat itu kemenpora menyebut pemerintah tidak mengintervensi persepakbolaan. Tapi, Kemenpora sebagai pihak yang berwenang di pemerintahan Indonesia dalam urusan olahraga ingin membersihkan permasalahan pada anggota FIFA dan AFC di Indonesia itu.
Sebab itu Kemenpora selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan terhadap PSSI. Sehingga Kemenpora selalu mengacu pada pasal 13 dan 17 statuta FIFA. Adanya statuta FIFA dan AFC tersebut kata Kemenpora sudah sepatutnya PSSI taat dan tunduk pada aturan itu sebagai anggota dari induk Federasi Sepak Bola Dunia itu.
"Peraturan FIFA dan AFC sangat berpengaruh pada peningkatan kualitas kompetisi di Indonesia. Sebab itu PSSI harus tunduk pada aturan tersebut," begitu isi surat butir ke dua kemenpora yang dilayangkan ke Presiden FIFA.
Di butir ke tiga surat tersebut. Kemenpora sebut menyesalkan isi surat FIFA untuk kemenpora belakangan ini tentang verifikasi BOPI. Menurut Kemenpora, BOPI telah melakukan pekerjaannya dengan baik. Sebab BOPI selalu mengacu pada aturan FIFA dan AFC.
Buktinya dalam verifikasi yang dilakukan BOPI. Sekalipun BOPI tak pernah langsung meloloskan klub untuk ikut kompetisi. Seluruh klub peserta ISL dikelompokkan terlebih dahulu dalam bentuk kategori A, B dan C. Namun ada dua klub bermasalah pada peraturan FIFA, AFC dan PSSI tersebut yaitu Persebaya Surabaya dan Arema Malang.
Keduanya terkendala masalah pajak dan legalitas klub. Karena tak penuhi syarat BOPI kemudian tak mengizinkan keduanya berlaga. Namun, PSSI bersikeras untuk memainkan keduanya sehingga terjadi polemik antara PSSI dengan Kemenpora.
Di butir terakhir surat itu, Kemenpora sebut PSSI sudah menghentikan kompetisi sejak 12 April lalu. Penghentian itu berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif PSSI pada 10 April. Selain itu kemenpora juga meminta balasan surat dari FIFA secepatnya.