Rabu 29 Apr 2015 13:25 WIB

Pemain Ini Pilih Beternak Sapi Jika ISL tak Jelas

Rep: Ali Mansur/ Red: Citra Listya Rini
Saktiawan Sinaga
Saktiawan Sinaga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berbagai cara untuk yang dimiliki oleh para pemain, jika Indonesia Super League (ISL) tidak bisa  bergulir musim ini. Mulai dari bermain di level antar kampung (Tarkam), hingga beternak. 

Salah satu penggawa Pusmania Borneo FC, Saktiawan Sinaga misalnya. Dia lebih memilih beternak di kampung halamannya, di Desa Mata Pao Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Di tanah kelahirannya tersebut Sakti memilih untuk beternak sapi potong yang telah dirintisnya sejak tahun 2005 silam.

Menurut Sakti, pilihan untuk beternak sapi merupakan pilihan paling rasional untuk sekadar bertahan hidup sembari menunggu kompetisi digulirkan kembali, jika memang pada tahun ini ISL tak jadi dipertandingkan.

"Mungkin saya pulang kampung saja ternak sapi. Di kampung ada banyak sapi saya di sana sekitar 200 ekor," ujar pemain berusia 33 tahun itu, seperti dilansir laman resmi klub, Rabu (29/4).

Kendati demikian, Sakti masih berharap ISL dapat bergulir dengan normal seceatnya. Dikatakannya para pemainnya sudah lelah dengan kondisi ketidakjeasan kompetisi tertinggi di Indonesia tersebut.

Apalagi mayoritas pemain Indonesia sudah berkeluarga sehingga memiliki tanggung jawab menghidupi keluarganya. Sementara sumber penghasilannya yaitu bermain sepak bola, hingga kini masih belum jelas. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement