REPUBLIKA.CO.ID, TURIN --- Real Madrid harus mengakui keunggulan Juventus. Los Blancos kalah 1-2 di Juventus Stadium dalam leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (6/5) dini hari WIB.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti menilai timnya tengah bermain optimal. Madrid memang unggul dalam penguasaan bola, terlebih usai tertinggal oleh gol kedua Juventus yang di cetak Carlos Tevez melalui tendangan penalti.
"Saya pikir bagi kami pertandingan sudah berjalan baik. Kami berusaha mengendalikan jalannnya pertandingan tapi kurang beruntung. Kami kemasukan dan itu tidak menyenangkan, tapi dengan keyakninan kami akan bisa membalikan keadaaan (di Leg Kedua)," kata Ancelotti usai pertandingan seperti dilansir Football Espana, Rabu (6/5)
Ancelotti mengatakan pemainnya kurang sabar dalam melakukan serangan. Memang usai gol cepat Morata, skuat Madrid langsung membombardir pertahanan Juve. Hasilnya Cristano Ronaldo mampu membuat kedudukan imbang. Namun babak kedua, berkali-kali Ronaldo dan Gereth Bale menusuk jantung pertahanan Juve namun selalu gagal. Petaka justru terjadi, setelah Sergio Ramos mengganjal Tevez di kotak penalti Madrid. Tim asal La Liga Spanyol itu pun harus menerima hukuman penalti.
"Saya pikir kami tak sabar. kami tak memulainya dengan baik, dan membayarnya dengan gol. Kami berusaha meningkatkan peforma kami tapi tak cukup. Untuk kinerja Sergio Ramos, tentu bukan hanya Ramos. Tak satupun pemain rela melewatinya begitu saja," tuturnya.
Kekalahan tersebut membuat Madrid punya misi berat di Santiago Bernabeu. Setidaknya mereka harus bisa mencetak dua gol tanpa kemasukan untuk lolos ke partai final Liga Champions. Ancelotti pun optimis, timnya mampu membalikan keadaan pada leg kedua yang akan berlangsung, Kamis (14/5).
"Jika kami bermain dengan baik (di leg kedua) kami memiliki kesempatan untuk membalikan keadaan. Tapi jika kami kehilangan bola, Juve sangat berbahaya di tabel agregat," kata dia.