Kamis 07 May 2015 16:03 WIB

FIFA Ultimatum Indonesia, Persipura Cemas

Rep: Ali Mansur/ Red: M Akbar
Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano.
Foto: Antara
Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akhirnya, federasi sepak bola dunia, FIFA telah melayangkan surat teguran kepada induk organisasi sepak bola Indonesia, PSSI. Ultimatum FIFA tersebut terkait polemik berkepanjangan antara PSSI dan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dalam surat tersebut, federasi sepak bola dunia itu memberikan batas waktu penyelesaian polemik hingga 29 Mei mendatang.

Terkait hal itu, Chairman Persipura,  Benhur Tommy Mano, merasa khawatir dengan hukuman yang dijatuhkan FIFA. Apalagi saat ini Tim Mutiara Hitam, sedang berlaga di Piala AFC 2015,  bahkan Boaz Salossa dan kawan-kawan sudah memastikan lolos ke babak berikutnya. Namun jika sanksi benar-benar dijatuhkan, maka semua pencapaian Persipura sejauh ini dibatalkan.

"Tentu ini sangat merugikan bagi kami. Sejauh ini kami tampil baik di Piala AFC 2015, kami lolos dan masih memuncaki klasemen Grup E. Kalau FIFA sudah menjatuhkan hukuman, kami tidak bisa apa-apa, selain harus merelakan keikutsertaan kami di Piala AFC," jelas Benhur Tommy Mano, Rabu (6/5).

Selain itu, sponsor yang selama ini menjadi penyokong dana, terancam kabur. Akibat dari ketdakjelasan kompetisi, Maka secara tidak langsung pihak ketiga akan menarik diri, karena sudah tidak dapat menguntungkan bagi mereka. "kalau kacau begini otomatis sponsor juga akan takut menyokong kami. Dampak pembekuan ini pasti merembet ke banyak hal,” imbuh Benhur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement