REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan dipermalukan Juventus dengan skor 2-1 di Giuseppe Meazza pada Ahad (17/5) dini hari WIB. Kekalahan itu merupakan pukulan telak bagi Nerazzurri. Pasalnya, kegagalan mendulang kemenangan tak hanya melempar Inter di urutan kedelapan klasemen, tapi juga mengancam ketersedian tiket bagi La Beneamata untuk berlaga di pentas Eropa.
Atas hasil buruk itu, pelatih Roberto Mancini meminta skuatnya untuk segera berbenah. Mancini mendesak skuat Inter untuk segera mengubah cara bermain di kandang mereka menjadi benteng.
"Bermain di kandang tentu memberikan beban bagi kami. Ini kandang kami, dan mereka adalah fans kami, kita harus membentuk kekuatan di sini bukan kelemahan," tegasnya seperti dilansir FourFourTwo.
Permintaan Mancini sangat wajar mengingat Inter hanya berhasil meraih enam kemanangan di kandang sendiri sepanjang musim ini. Kemenagan Inter terbesar diraih pada awal musim saat meluat Sassuolo 7-0.
Inter unggul dulu melalui Mauro Icardi, dan sebelum babak pertama berakhir, tim tamu menyamakan kedudukan usai penalti Claudio Marchisio menjebol gawang tuan rumah. Juventus menyegel kemenangan melalui Alvaro Morata pada menit ke-83.
"Kami harus bejruang dan kehilangan banyak poin di Giuseppe Meazza. Kami harus memberikan konrbusi lebih di kandang," ungkap Mateo Kovacic sepakat dengan Mancini.