REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Pelatih Juventus. Massimiliano Allegri meminta para jurnalis berhenti membandingkan dirinnya dengan Antonio Conte, juru taktik Juve terdahulu. Menurut dia, yang terpenting adalah semua pihak membersembahkan yang terbaik lewat hasil di lapangan.
"Saya tidak tertarik dalam perbandingan dengan Conte. Saya tahu ini hal normal dalam sepak bola dan para wartawan pasti membandingkan, namun ini membosankan mendapatkan pertanyaan yang sama,'' kata Allegri seperti dilansir dari Football Italia, Rabu (20/5).
Arsitek berusia 47 tahun ini menuturkan, keduanya memiliki pendekatan masing-masing. Hasilnya adalah Juve berhasil merah empat scudetto secara beruntun sejauh ini.
Terlepas dari apa yang telah diraih kedunaya, Allegri lebih memilih untuk mengapresiasi kinerja para penggawa Bianconeri. Menurut dia, Gialuigi Buffon dan rekan-rekan selalu tampil serius dan memiliki motivasi untuk meraih kemenangan.
"Kami tidak pernah merasa bosan untuk sukses. Lihat saja cara kami bermain melawan Inter, meskipun kami sudah mencapai tujuan kami, tapi tekad untuk meraih tiga poin berhasil kami tunjukkan seperti sedang berjuang meraih scudetto," tuturnya.
Musim ini, armada si Nyonya Tua berpeluang merebut treble winners. Setelah memastikan diri sebagi kampiun Serie A. Juve masih bertarung di final Coppa Italia dan Liga Champions. Andai semua trofi berhasil direngkuh, maka Allegri menjadi pelatih Juventus pertama yaang memiliki catatan demikian.