Ahad 31 May 2015 22:12 WIB

Blatter Serang Balik AS dan Inggris

Rep: c89/ Red: Bilal Ramadhan
Sepp Blatter
Foto: EPA/Steffen Schmidt
Sepp Blatter

REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH -- Presiden FIFA, Sepp Blatter melancarkan serangan balasan terhadap Inggris dan Amerika Serikat berkaitan dengan menguaknya skandal korupsi di tubuh organisasi tersebut. Seperti diketahui, dua negara itu menilai Blatter bertanggung jawab atas semua prahara yang terjadi.

Blatter mengungkapkan semua pemberitaan yang beredar adalah setingan media Inggris untuk melengserkan dirinya. Serta adanya upaya dari pihak berwenang AS untuk semakin menyudutkannya. Dalam hal ini, ia menilai dua negara tersebut merasa sakit hati karena tidak terpilih sebagai penyelenggara Piala Dunia 2018 dan 2022.

"Itu bukan sebuah kebetulan (penangkapan pejabat FIFA), ada tanda-tanda yang tidak bisa diabaikan. Amerika adalah kandidat Piala Dunia 2022, dan Inggris tahun 208, dan mereka kalah," ujarnya seperti dikutip dari The Guardian, Ahad (31/5).

Sebelumnya, presiden Rusia Vladimir Putin juga mengklaim hal yang sama. Ia menilai aksi Inggris dan AS tersebut berupaya melemahkan Blatter dan merubah status negaranya sebagai penyelenggara event empat tahunan tersebut.

Dalam perekebangan selanjutnya, federasi sepak bola Inggris mengancam akan memboikot Piala Dunia. Dengan catatan UEFA juga mengambi sikap yang sama, selepas Blatter terpilih kembali menjadi orang nomor satu FIFA untuk kelima kalinya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement