Sabtu 06 Jun 2015 09:19 WIB

Tokoh Ini Apresiasi Langkah Menpora Ungkap Korupsi PSSI

Tokoh Papua Jimmy Demianus Ijie.
Foto: Ist
Tokoh Papua Jimmy Demianus Ijie.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Tokoh politik Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengapresiasi langkah Menpora Imam Nahrawi lewat tim transisi-nya akan mengungkap dugaan korupsi di dalam tubuh Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI)

"Mendengar tim transisi bentukan Menpora Imam Nahrawi yang ingin mencari tahu (ungkap) sejauh mana korupsi yang dilakukan oleh PSSI, itu bagus, sehingga kita semua bisa tahu dengan membongkar masalah itu. Jadi kalau pun kita membenahi, kita benahi," kata Ijie saat berada di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (6/6).

Menurut Ijie, yang juga koordinator dari Gerakan Papua Optimis, pengelolaan sepak bola dalam tubuh PSSI selama ini terkesan kurang berkesinambungan, sehingga pembinaan atlet usia muda belum maksimal jika berpijak pada prestasi yang diraih.

"Kemudian, saya juga mengkritik soal pengelolaan persepakbolaan (PSSI) di Indonesia yang kacau begini, karena terlalu banyak premanisme. Saya bilang begini (premanisme-red), bukan mafia. Karena saya menduga ada oknum-oknum yang tidak bertang jawab duduk dalam struktur inti PSSI. Ini kan kacau, seharusnya PSSI dikelola secara profesional," katanya.

"Coba lihat, apakah ada mantan pemain profesional Persipura Jayapura yang duduk dalam pengurus PSSI, saya kira baru belakangan ini, sebelumnya hampir tidak ada. Kalau pun ada pasti di deretan kursi terakhir. Ini bagian dari konspirasi bersama," lanjutnya.

Sehingga, menurut mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPRPB) itu, mendukung langkah pengungkapan korupsi di tubuh PSSI.

"Satu hal yang patut dipertimbangkan adalah saya mengutip pernyataan dari mantan ketua PSSI Agum Gumelar, bahwa persoalan PSSI jangan sampai mengusik soal kebangsaan kita. Itu penegasan yang serius yah, jangan sampai tiba-tiba rakyat Papua memilih bergabung dengan asosiasi sepak bola di Pasifik Selatan dari pada PSSI, Kalau itu terjadi, nanti bukan salah orang Papua, salah pemerintah tidak mengelola dengan baik dan benar," katanya.

Namun, Ijie juga memberikan apresiasi terhadap langkah pengurus dan Manajemen Persipura Jayapura yang masih menggunakan kepala dingin untuk memberikan ruang kepada pemerintah supaya mengambil langkah cepat mencabut pembekuan yang dilakukan Menpora tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement