REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Playmaker Juventus, Andrea Pirlo terlihat sesenggukan usai timnya kalah dari Barcelona di final Liga Champions. Pirlo menangis setelah laga panas di stadion Olympia Berlin itu tidak berpihak bagi Bianconeri.
Belakangan, ada pemberitaan yang menyatakan tangisan sang gelandang sebagai pertanda perpisahan dengan si Nyonya Tua. Lebih tepatnya saat ini, ia telah berada di pintu keluar dari Juve karena akan merumput di Liga Sepak bola Amerika Serikat (MLS). Namun buru-buru, pemain berusia 36 tahun ini memberikan klarifikasi tentang makna tangisannya.
"Apakah air mata saya untuk memgucapkan selamat tinggal bagi Juventus? tentu tidak, tangisan ini untuk kekalahan. Peluang (lolos ke final) seperti ini jarang saya dapatkan lagi," kata Andrea kepada Sky Sport Italia dikutip dari Football Italia, Senin (8/6).
Dalam kariernya, Pirlo telah meraih dua gelar Liga Champions saat memperkuat AC Milan. Bersama Juventus ia telah meraih empat trofi Scudetto dan sejumlah piala kompetisi domestik lainnnya.