REPUBLIKA.CO.ID, MADRID --Pelatih Real Madrid Rafael Benitez mengaku tidak ingin menjadi diktator dalam memimpin klubnya. Ia berjanji akan lebih demokratis dalam mendengar aspirasi setiap elemen di dalam tim seperti pemain, serta stafnya.
Benitez mengatakan, sejak momen pertama, dia telah mengikuti pemain, staf teknik dan merasa dekat dengan mereka. ''Hal pertama yang saya lakukan adalah mendengar, untuk melihat apakah sesuatu berjalan baik dan apa yang tidak berjalan baik bagi mereka musim lalu. Bagaimana perasaan mereka, seperti apa pendapat mereka yang dapat memperbaiki dan apa yang mereka ingin lakukan,'' ucap Benitez seperti dilansir AS, Selasa (23/6).
Dia mengungkapkan telah melakukan hal yang sama sebagai pelatih dan profesional di klub sebelumnya dan sekali lagi akan menerapakan hal tersebut. Mantan pelatih Napoli akan mengambil informasi dan memutuskan apa yang terbaik untuk tim dan masing -masing pemain.
Benitez mengaku telah melihat sikap yang luar biasa di antara pemain. Dia telah mengatakan kepada pemain akan selalu ada di klub untuk apapun yang pemainnya butuhkan. Benitez menambahan akan mendekati pemain yang cedera agar dapat pulih secepat mungkin sebelum timnya mulai berlatih.
''Mereka harus bahagia di lapangan untuk memberikan yang terbaik dalam diri mereka,'' ujar Benitez.