REPUBLIKA.CO.ID, MUNICH -- Agen Volker Struth menuduh pelatih Bayern Munchen Pep Guardiola telah menghancurkan karier kliennya, Mario Goetze. Lantaran pemain timnas Jerman ini lebih sering duduk di bangku cadangan pada laga-laga penting. Akibat jarang dimainkan, Struth mengatakan karir Goetze terancam.
Struth memberi conton pertandingan semifinal Piala DFB ketika Die Roten disingkirkan Borussia Dortmund lewat adu penalti.Pada waktu itu Gotze baru dimasukkan pada enam menit terakhir.
Kemudian saat mereka melawan Barcelona di babak semifinal Liga Champions kontra Barcelona. Baik pada laga kandang maupun tandang Goetze selalu menjadi pemain pengganti.
Maka dengan demikian, secara tidak langsung, Guardiola telah membuat Goetze tidak berkembang. Sehingga hal ini dapat menurunkan kualitas, lantaran minim jam terbang, padahal kliennya merupakan pemain penting dan memiliki kualitas.
"Guardiola telah menghancurkan Goetze. Goetze merasa bahwa pelatih tidak menaruh keyakinan kepada dia dan masih memintanya menjadi pemain yang menentukan ketika tampil di atas lapangan," tegas Struth, seperti dikutip Marca, Senin (6/7).
Sebelumnya, Struth juga melayangkan kritik terhadap Bayern Munchen, karena dianggap kurang mendukung kliennya. Sebenarnya penampilan Goetze tidaklah buruk, dia berkontribusi dengan mengemas 15 gol dan tujuh assist dalam 47 penampilannya di kompetisi domestik dan Liga Champions.
Torehan itu sedikit menurun dari musim debutnya di mana Goetze membukukan 15 gol dan 13 assist pada ajang yang sama.