REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher mengutarakan Raheem Sterling bakal lebih sulit untuk mendapat penawaran lebih tinggi dari Manchester City. Menyusul penolakan sang pemain untuk mengikuti tur pra-musim the Reds.
Sterling mendapat dua tawaran dari City. Salah satunya diduga bernilai sekitar 40 juta pounds atau Rp 823,3 miliar. Namun, penawaran itu ditolak oleh Liverpool. The Reds berusaha menghargai pemain 20 tahun itu senilai 50 juta pounds atau senilai Rp 1 triliun.
Sebelumnya Sterling menolak penawaran perpanjangan kontrak dari the Reds, ia kemudian juga menolak untuk bergabung dengan skuat pada tur pra-musim mereka ke Australia dan negeri Timur bulan ini.
Setelah mendengar berita itu, Carragher menyatakan kekhawatirannya. Katanya, pemain internasional Inggris itu mungkin akan harus berjuang melawan reputasi negatif yang menyelimutinya.
"Ia mungkin akan mendapatkan reputasi yang bisa sulit untuk melepaskan diri di masa depan," katanya kepada Kicca yang dikutip Sportsmole.
Menurutnya, perihal ini mungkin akan dipandang pendukung Manchester City sebagai hal buruk. Seiring dengan usahanya untuk pindah ke kubu the Citizens, para suporter berpikir bisa saja apa yang dilakukan Sterling pada Liverpool sekarang terjadi pada klub kesayangan mereka kemudian.
"Saya pikir situasi ini hanya akan membuat Liverpool lebih bertekad untuk mendapatkan biaya yang mereka rasa pantas untuk Raheem daripada mengalah pada keinginan Raheem atau Manchester City," jelas Carragher.